Selasa, 20 Desember 2016

Membangun kesadaran publik, membangunkan singa tidur

Berbagai bencana yang saat ini timbul seperti di Pidie Jaya Aceh (lihat gambar di bawah) makin menguatkan kesadaran bahwa negeri ini adalah negeri yang rawan bencana. Coba lihat artikel yang saya tulis bulan Januari 2016 ini. Boleh kita menangis, boleh kita teriak, boleh kita bersedih tapi tidak pada tempatnya jika kita menyerah dan pasrah begitu saja terhadap berbagai peristiwa alam yang merusak dan merugikan baik harta benda dan nyawa ini. Tantangan alam yang demikian besar ini seharusnya membangunkan diri kita yang selama ini terlelap tidur akibat berbagai kenikmatan alam yang Allah berikan ini.

http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-38246454
Zamrud khatulistiwa ...istilah yang selama ini untuk menggambarkan kondisi kekayaan alam Indonesia merupakan nikmat Illahi yang sungguh meninabobokkan kita semua. Sudah sepantasnya kita bangunkan kesadaran publik tentang wilayah kita dan kecintaan kita terhadap NKRI. Di Jepang, kesadaran akan bencana alam dibangun sejak usia dini. Anak-anak diperkenalkan bagaimana meminimalkan dampak bencana alam pada diri mereka, misal berlindung di bawah meja ketika terjadi gempa dsb. Mari kita bangun kesadaran tersebut bersama-sama. Media massa bisa sangat membantu tujuan tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar